Thursday, April 12, 2018

Tren ASI Eksklusif

Kepikiran nulis ini udah lama sih. Cuma baru mood ajah hihihi..

Jadi, awalnya kpikiran nulis tentang ini karena ada seorang saudara yg nampak nyinyir dengan tren ibu-ibu menyusui masa kini yang seakan berlomba-lomba pumping dan banyak-banyakan asi untuk dipost di sosmed. Saya jadi kepikiran, apa iya semata-mata untuk ikutan tren? Saya jd berkaca sendiri juga. Apa tujuan saya ngotot memberikan asi utk #babyAra ? Dan ternyata jawaban saya adalah :

1. Hemat!
Beli BP dan printilannya tetap lebih murah ketimbang beli sufor tiap bulan.

2. Lebih praktis
Pumping tiap 3 jam emang repot. Tp lebih repot mana dengan klo jalan-jalan kudu bawa sufor container+termosnya? Belum lagi kalau anak malam bangun minta susu. Kalau asi kan mlm sambil merem juga bisa kasih nonon.

3. Asi lebih baik dr sufor termahal pun!
Ini tidak terbantahkan ya.. Kecuali ada anak yang mungkin alergi dengan asi ibunya. Bukan asinya sih, tapi apa yang dimakan ibunya. Jadi ibunya yang harus hati-hati dalam makan.
Lalu saya bertanya ke Pak suami soal tren ini, “menurutmu, orang-orang sadar ngasih asi itu karena sosmed atau gimana?”
Jawaban suamiku: “karena sosmed orang-orang jadi sadar”
Hmmm.. Bener juga sih ya. Dulu orangtua pasti berpikiran asi dikit, sufor. Tapi emak-emak jaman now; asi dikit, usahakan jadi banyak!

Sadar asi saat ini mendukung kampanye keputusan Menteri Kesehatan tentang Asi Eksklusif.
Dan ternyata walaupun sosmed banyak negatifnya, tapi positifnya lebih buanyak! Jadi, yg belum sadar asi, mendingan sosmednya digunain cari info sebanyak-banyaknya deh tentang asi.
Karena kodrat wanita itu menyusui. Kalau asi belum keluar sekarang, usahakan sampai keluar! Karena usaha tidak pernah mengkhianati hasil.
Percayalah.
Percayalah.

Terus gimana cara memperbanyak asi? Ya BACA! Banyak kok ibu-ibu #pejuangasi yang share tentang ini. Daripada sosmednya dipake kepoin hidup orang. Bener ga?

No comments:

Post a Comment

Menaikkan Produksi ASI